Saturday, January 9, 2021

 


associate Prof. Dr. Choirul Mahfud, M.Pd.I

“Ilmu bermanfaat adalah yang cahayanya melapangkan dada dan menyingkap tirai kalbu”

Maksud kalimat tersebut jika dikaitkan dengan associate Prof. Dr. Choirul Mahfud, M.Pd.I Beliau adalah seorang dosen Pendidikan Agama Islam di ITS merangkap sebagai dosen sosiologi pendidikan islam di UMSIDA, tidak hanya itu beliau seorang imam di masjid Cheng Ho surabaya, Blooger (http://choirulmahfud.blogspot.com/) dan youtuber dengan ribuan subcriber (CHOIRUL MAHFUD official). Segudang karya luar biasa berupa jurnal, buku, maupun tulisan di web dan media massa serta ilmu yang sangat luas yang beliau berikan baik dari dalam negeri maupun luar negeri dapat menyingkap tirai kalbu dengan menginspirasi dan memotivasi dalam memahami digitalisasi pendidikan sosiologi islam sehingga ilmu yang masuk terasa terang benderang seperti cahaya. Cara beliau menstransfer ilmu berbeda dengan yang lain, yaitu tidak hanya materi tapi dengan memotivasi dan membuat karya poster digital dengan goresan kalimat motivasi tentang apapun serta menuntut mahasiswanya untuk mendesain menggunakan teknologi atau melek digital dalam pembuatannya. Dari kumpulan karya tersebut pada akhirnya tercipta sebuah karya buku yang berjudul Inspirational quotes :refleksi milenial, digital and spiritual. Beliau sebagai pendiri The Choirul Mahfud Foundation (program beasiswa riset dan publikasi untuk tesis dan disertasi tentang percikan pemikiran akademik Choirul Mahfud) ingin sekali mahasiswanya memiliki karya yang luar biasa tidak hanya jurnal tapi menerbitkan sebuah buku.

Ternyata hal tersebut tidak hanya diterapkan pada mahasiswanya tapi pada keluarganya, sedari kecil anaknya dimotivasi membuat karya sebuah buku. Dalam salah satu postingan instragram @choirulmahfudofficial, beliau memotivasi dengan Quotes : “Belajarlah sebaik-baiknya dan secepat-cepatnya, Lalu amalkan selama-selamanya” sungguh luar biasa. Tak hanya itu, dalam postingan status whatsapp beliau mengutip dari George Course bahwa “Teknologi tidak akan menggantikan guru hebat, tapi teknologi di tangan guru yang hebat akan menjadi transformasional”. Hal ini menjadikan pembaca lebih semangat dalam berkarya tentunya dalam hal digitalisasi.

Kalimat beliau yang saya ingat adalah Ikhlas itu ada 3 :Ikhlas bersyarat, Ikhlas tanpa syarat dan Ikhlas lillahi ta’ala. Tidak begitu mendalam saya memahami kalimat tersebut tapi secara garis besar kita harus ikhlas lillahi ta’ala dalam hal apapun, insyaallah balasan dari Allah SWT.

إِنْ أَحْسَنتُمْ أَحْسَنتُمْ لِأَنفُسِكُمْ ۖ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا ۚ

Artinya : Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri (surat al Isra ayat 7).


Terimakasih Pak Choirul atas bimbingan dan motivasinya.

Jika ingin mengenal karya beliau lebih dalam bisa mengunjungi link berikut :

https://scholar.google.co.id/citations?hl=en&user=PB0kA_kAAAAJ

 

“Sukses dan terus Berkarya Pak Choirul”

 

Sidoarjo, 10 Januari 2021

Penulis

 

                                                                                    Windu Widagdo, S.Pd, Gr.

0 komentar:

Post a Comment